Arsip untuk Juni, 2009

Barack Obama secara teoretis sedang menjungkirbalikkan kebijakan politik luar negeri George Walker Bush. Hubungan Amerika Serikat dengan dunia Muslim, khususnya, harus dilempangkan. Palu sejarahnya ada di Universitas Kairo, 4 Juni lalu, kala Obama harus memilih “jantung Timur Tengah” itu sebagai wahana menyampaikan niat dan ikhtiar baru menghilangkan ketidakpercayaan dan hubungan jelek. Sebagai teks, pidato itu amat penting ditilik untuk melandasi aksi politik globalnya. Seolah fasih meramu keharmonisan, Obama kerap mengutip teks Quran, Bibel, dan Taurat untuk menjustifikasi “perdamaian”, “kebersamaan”, dan “kemitraan” sebagai tugas kemanusiaan. Ia menekankan, hubungan yang dijalin dengan dunia Muslim bukan relasi kepatronan, melainkan sebagai mitra yang sama. Lanjut Baca »

Iklan

Genapkan Hajat Demokrasi

Artikel sederhana ini dimuat di Media Indonesia edisi Selasa, 9 Juni 2009

Rumus berpolitik tentu tidak matematis. Satu ditambah satu sama dengan dua, misalnya. Politik kerap bersifat spekulatif. Karena itu, misalnya lagi, satu ditambah satu bisa menghasilkan lima. Seni keserbamungkinan hadir di sini. Lanjut Baca »