Bush Pulang Kampung, Beternak Kuda

KORAN JAKARTA, 25 Januari 2009

bush_baghdad_square1“Bagi saya, tidak ada yang perlu disesalkan. Kepulangan saya adalah sesuatu yang manis.”

Bocah itu terlihat melambai-lambaikan poster di tengah kerumunan ribuan orang yang berdiri di jalanan Kota Texas. Posternya bertuliskan  “Presiden Bush, terima kasih karena telah menjaga saya.” Hurufnya warna-warni. Di sebelahnya, dan di sebelahnya lagi, orang-orang lain juga membawa poster, “Tegarlah, Jadilah Bush, dan (presiden ke) 43 kembali.”

Benar, hari itu,  Selasa 22 Januari silam, bekas Presiden Amerika Serikat George W Bush memang pulang kampung ke Texas beberapa jam setelah Barrack Obama dilantik menjadi Presiden Amerika ke-44.  Dari Washington sebelum melanjutkan perjalanan ke Texas Bush sempat singgah ke Midland, tempat dia tumbuh dewasa dan punya banyak teman. Delapan tahun lalu dari kota itu pula, puluhan ribu orang mengantar kepergian Bush ke Washington DC untuk menjadi Presiden Amerika ke-43.

Di Kota Texas Bush disambut orang-orang sekampung layaknya seorang pahlawan. Ribuan orang itu setia menanti kedatangan Bush, meskipun temperatur udara mencapai minus derajat celcius. Mereka tak ada yang menyinggung soal angka popularitas Bush yang melorot di bawah 30 persen, atau mengungkapkan kekecewaan terhadap delapan tahun kepemimpinannya.

Dudley Winn, seorang petani kapas dari Texas Barat bahkan rela berkendara selama dua jam dari Lubbock hanya untuk menyambut Bush.  “Ini hari istimewa tapi juga hari buruk. Dia bekerja dengan baik selama delapan tahun. Dia mengusung nilai-nilai yang kami hormati. Dia melakukan sesuatu yang kami minta,” katanya.

Lahir di New Haven, Connecticut, Bush menghabiskan sebagian hidupnuya di Midland. Di kota itu dia bertemu dengan Laura, dan dinikahinya. Bush menuturkan  pertemuannya dengan Laura di Midland lebih bermakna dibanding pertemuan-pertemuan apapun di Oval Office.

“Periode kepresidenan merupakan pengalaman yang menyenangkan, tapi bagaimanapun juga, semua itu tidak sebanding dengan Texas di saat matahari terbenam,” kata Bush di hadapan para pendukungnya.

Bush lalu bercerita, jika ada beberapa mantan presiden yang merasa sedih karena meninggalkan Gedung Putih, maka dirinya adalah pengecualian. “Bagi saya, tidak ada yang perlu disesalkan. Kepulangan saya adalah sesuatu yang manis,” kata Bush.

Surat untuk Obama

Hari terakhir Bush di Gedung Putih dilalui dengan bangun pagi dan mengunjungi Oval Office. Di tempat itu dia mengumpulkan orang-orang terdekatnya, seperti Condolezza Rice, dan penasihat keamanan nasional Stephen J Hadley. Bush juga meninggalkan catatan kepada Obama di atas meja di Oval Office, sebagai sebuah tradisi kepresidenan di Amerika meskipun tak ada yang tahu apa yang disampaikan oleh Bush kepada Obama dalam catatan itu.

Beberapa mantan presiden menggunakan masa pensiun mereka dengan berupaya membentuk “warisan” selain di Gedung Putih. Jimmy Carter banyak berkecimpung dalam aktivitas kemanusiaan serta diplomatik di luar negeri. Bill Clinton serta George HW Bush terkadang terlibat dalam kegiatan amal. Dan, Thomas Jefferson membangun University of Virginia. Tak ada yang tahu,  apa yang akan dibuat Bush selain dua perang yang belum selesai di Irak dan Afghanistan, juga krisis ekonomi itu.

Bisa jadi dia akan beristirahat total setelah delapan tahun menjadi presiden. Mungkin pula Bush akan menghabiskan masa pensiunnya dengan mengurus peternakannya di Crawford. “Saya ingin mengucapkan kata-kata yang sudah lama ingin saya utarakan: senang rasanya berada di rumah,” kata Bush. Di Texas, Bush memang tak perlu khawatir  akan ada orang yang melempar sepatu kepadanya.  n tri subkhi rahmatullah

 

 

 


  1. 1 Testimoni George W Bush « Aksara dan cakrawala

    […] banyak yang tahu, lima menjelang hari pelantikan Barrack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat,  George W. Bush yang saat itu masih menjabat presiden berpidato panjang lebar soal kesuksesan dan tantangan yang […]




Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: