Sekolah Elit Pilihan Obama

KORAN JAKARTA, 18 Januari 2009

Teman-teman Malia dan Sasha mendapat tiket masuk acara pelantikan Obama.

barack-obama-family-7Masih pagi di Washington DC. Tapi hari Senin pasti selalu terburu-buru. Seperti 5 Januari lalu di sebuah kamar di Hotel Hay-Adams, kawasan Lafayatte Park. Itu hari penting bagi Malia (10) dan Sasha (7). Mereka baru pindah dari Chicago ke Washington, karena ayahnya akan menjadi presiden Amerika.

Malia dan Sasha sibuk mempersiapkan pelengkapan sekolah. Semuanya dimasukkan ke tas punggung Jansport hitam milik Malia dan bercorak bunga warna pink, ungu dan abu-abu kepunyaan Sasha. Sembari menyandangkan tas itu, mereka berbincang dengan sang presiden terpilih Amerika Serikat, Barack Obama.

Kecupan dan pelukan perpisahan diberikan Obama saat melepas kepergian Malia dan Sasha. Sang Ibu, Michelle dan anggota Secret Service (pengawal kepresidenan) ikut mengantar kedua bocah ke sekolah baru mereka di kawasan Sidwell Friends, Wisconsin. Itu sekolah swasta elit, isinya anak orang kaya dan terkemuka di Washington. Sekolah ini juga almamater bagi anak-anak presiden dan wakil presiden Amerika.

Kedua anak perempuan Richard Nixon- Triana dan Jullie Nixon-, Albert Gore III-putra mantan wakil presiden Al Gore hingga Chelsea Clinton, putri semata wayang mantan presiden Amerika Bill Clinton menimba ilmu di Sidwell Friends. Sekolah ini sudah menjadi pilihan para petinggi Amerika semenjak Theodore Roosevelt.

Sejak meninggalkan sekolah lama mereka, University of Chicago Laboratory School, ramai diperbincangkan mengenai sekolah mana yang dipilih Obama untuk kedua putrinya. Apakah mereka akan disekolahkan di sekolah negeri, layaknya Amy Carter, putri mantan Presiden Jimmy Carter, atau masuk sekolah swasta.

Sidwell Friends berdiri di atas lahan seluas 15 hektare. Malia dan Sasha yang memilih sekolah itu. Alasannya karena kedua gadis ini sudah punya sahabat di situ, yakni cucu wakil presiden terpilih Joe Bidden. Juru bicara Michelle, Katie McCormick Lelyveld mengungkap pilihan jatuh ke Sidwell karena sekolah yang berdiri sejak 1883 itu menerapkan standar tinggi. Selain itu, keamanan dan privasi kedua putri presiden juga terjamin.

Walaupun sama-sama sekolah di Sidwell, Malia dan Sasha akan terpisah gedung sekolah. Putri tertua Obama yang kelas lima, akan belajar di kampus Sidwell di barat laut Washington. Sementara Sasha yang kelas dua belajar di kampus Bethesda, di distrik Columbia.

Untuk menyekolahkan kedua anaknya di sekolah elit kaum quaker –kelompok orang Kristen yang anti-perang- Obama harus membayar hampir  58 ribu dollar AS setahun. Perinciannya sebagai berikut: Itu belum termasuk buku pelajaran dan pelayanan sekolah lainnya.

Pada hari pertamanya di Sidwell, Chelsea Clinton berhasil mengelabui para pewarta berita yang ingin mengabadikan momen bersejarah itu. Demi meliput peristiwa itu para wartawan rela membangun tenda di luar sekolah. Chelsea dan ibunya, Hillary berhasil menyelinap masuk ke sekolah tanpa sepengetahuan wartawan.

Wartawan justru diberi kesempatan mengabadikan kegiatan keluarga Obama di hari pertama sekolah anaknya. Mulai dari keriuhan di kamar hotel hingga saat memasuki sekolah. Fokus media kini semakin besar terhadap kedua gadis tersebut karena mereka disebut-sebut akan menjadi role model gadis berkulit gelap pada generasinya. Tindak tanduk dan segala yang melekat di tubuhnya akan menjadi sorotan media. Kemudian ditiru oleh gadis-gadis muda seusianya.

Sebagai putri orang paling penting di negara adidaya, semua orang pasti ingin berteman dengan Malia dan Sasha. Entah itu keinginan dari anak itu sendiri, atau dorongan dari orang tua mereka. Namun biasanya beberapa orang tua akan mendorong anak mereka untuk berteman baik dengan para putri presiden, seperti halnya mereka mendorong anak mereka untuk unggul di kelas matematika. Demikian kata teman satu kelas Chelsea dulu yang dikutip dari situs politico.com.

Yang pasti, berteman dengan first child langsung memberikan keuntungan. Teman-teman putri presiden mendapatkan tiket untuk menghadiri acara inagurasi. Mereka juga berkesempatan menginap di Gedung Putih. Mereka juga akan diundang untuk menghadiri upacara kenegaraan. N AFP/rizky amelia

 

 




    Tinggalkan Balasan

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: