PKS, Soeharto, Fatsoen Politik

Partai Keadilan Soeharto, maaf salah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) salah melangkah. Niat baik, tak mengukur-ukur. Berbuntu jelek. Di era ketika Soeharto masih tidak mendapatkan hati, mereka memujinya sebagai “guru bangsa”.

Jika memang masih menganggap diri reformis, pantaskah Soeharto dijunjung tinggi, dengan terus tidur dalam amnesia sejarah? Tidak! Untuk vote getter dengan memasang berbagai tokoh bangsa sah-sah saja, tetapi menggunakan simbol yang sedang runtuh, tentu saja tidak pantas.

Kalu tidak pede dengan simbol dan platform selama ini, sudahlah tak usah ber-“taqiyah” dengan pluralis dan sebagainya. Mendingan sekalian saja jadi partai terbuka. Tak setengah-setengah. Tetapi, bukan berarti harus Soehartois bukan, Tuan Anis Matta dkk?




    Tinggalkan Balasan

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: