Archive for the 'unek-unek yang menggumpal' Category
tak ada yang istimewa. tempat itu biasa. “berserakan” buku, untuk dijual, bukan untuk dipajang. tapi, bisa dibaca oleh siapa saja yang merasa diri sudah bersetubuh di dalamnya.
tempat duduknya pun bisa dihitung dengan jari. sekadar untuk kopi darat saja, bisa kurang menumpang orang-orang. paling, hanya sepuluh orang muat. selebihnya duduk tak beralas di atas ubin-ubin klasik. [...]
tengah bulan ini, aku dapat juara 2 honda writing fever competition, untuk kategori umum. lumayan. seorang cerpenis handal dari kelapa dua, depok yang ada di daftar sahabat blog ini, bilang, “la kok bisa si nulis tentang honda, apanya yang ditulis?” hehehe. aku si ya senyum simpul aja.
ceritanya begini. tema untuk kategori umum adalah “honda sebagai [...]
Gaza
to be continued …
menulis di blog memang butuh konsistensi. kalau tidak, ya ketinggalan. sama seperti koran, harusnya blog terus diperbarui. atau bahkan setiap ada perkembangan terbaru kita menulis, mengutip, atau sekadar menyapa blog kita, minimal untuk diri kita, syukur-syukur untuk yang lain. setiap detik sudah menjadi momen perubahan, dalam dunia maya.
syukurlah ada wahana untuk menyambung ide-ide kita untuk [...]