Archive for the '1' Category

Barack Obama secara teoretis sedang menjungkirbalikkan kebijakan politik luar negeri George Walker Bush. Hubungan Amerika Serikat dengan dunia Muslim, khususnya, harus dilempangkan. Palu sejarahnya ada di Universitas Kairo, 4 Juni lalu, kala Obama harus memilih “jantung Timur Tengah” itu sebagai wahana menyampaikan niat dan ikhtiar baru menghilangkan ketidakpercayaan dan hubungan jelek. Sebagai teks, pidato itu [...]

Genapkan Hajat Demokrasi

Artikel sederhana ini dimuat di Media Indonesia edisi Selasa, 9 Juni 2009
Rumus berpolitik tentu tidak matematis. Satu ditambah satu sama dengan dua, misalnya. Politik kerap bersifat spekulatif. Karena itu, misalnya lagi, satu ditambah satu bisa menghasilkan lima. Seni keserbamungkinan hadir di sini.

Kafe Filosofi

Ada mie ayam Erwin. Tele Krez Ibu Wina menyediakan ubi bermacam-macam rasa–aku tak terlalu berminat karena bahan-bahan perasanya. Teh manis, jus, kopi, dan aneka minuman Mbak Ati. Lengkap. Hanya kurang kursi saja, tempat duduk para pengunjung galeri buku setia Cak Tarno. Kalau Anda dari Gang Kober (Kuburan, kenapa dinamakan demikian? Aku belum menemukan kepastiannya) di [...]

Tak usah pula takut karma. Karena karma hanya  sejenis minuman.
Konon Sidharta Gautama, sang pendiri agama Buddha pernah mengembara untuk mencari ketenangan jiwa, jauh dari gemerlap duniawi. Dalam pertapaannya dia hampir mati karena kekurangan makan. Namun, itu semua bisa di lalui. Akhir dari pengembaraan dalam pertapaannya, dia menemukan pencerahan sempurna menjelang pagi.

Sang Buddha di Buddha Bar

Awalnya di Paris, lalu ke Dubai, Beirut, London dan akhirnya ke Jakarta.
Ini merupakan bar ke-10 yang dimiliki Raymon Visa, asal Prancis. Di Jakarta, hak waralaba Buddha Bar dipegang Renny Sutiyoso.
Memasuki Buddha Bar seolah memasuki vihara. Mungkin juga komplek Shaolin. Patung sang Buddha yang terpasang di bagian tengah bar, lukisan naga dan patung-patung kuno akan segera [...]